Blogger Themes

wordpress plugin

30/01/09

KENAPA AIRWAY PRIORITAS PERTAMA ?



Pembunuh yang tercepat pada penderita trauma adalah ketidakmampuan untuk mengantarkan darah yang teroksigenisasi ke otak dan struktur vital lainnya. Pencegahan hipoksemia memerlukan airway yang terlindungi, terbuka dan ventilasi yang cukup merupakan prioritas yang harus didahulukan dibanding yang lainnya. Bagaimana mungkin dapat memenuhi kebutuhan oksigen apabila jalan napasnya tersumbat, apalagi jika mengalami sumbatan total. Semua penderita trauma memerlukan oksigen. OLeh karena itu setiap gangguan pada airway harus segera ditangani.

Gangguan pada airway dapat timbul secara mendadak atau perlahan, dapat sebagian atau total. Penderita dengan penurunan kesadaran mempunyai resiko tinggi terhadap sumbatan airway dan sering kali memerlukan pemasangan airway definitif. Pada penderita trauma terutama yang mengalami cedera kepala, menjaga oksigenisasi dan mencegah hiperkarbia merupakan hal yang utama.

Petugas harus dapat memperkirakan kemungkinan timbulnya muntah pada semua penderita yang cedera dan sudah siap untuk kemungkinan itu. Adanya isi lambung pada orofaring menandakan adanya resiko aspirasi maka harus segera dilakukan penghisapan (suctioning). Ada juga beberapa keadaan yang memerlukan perhatian ekstra.

TRAUMA MAKSILOFASIAL
Trauma pada daerah wajah membutuhkan pengelolaan airway yang agresif. Frajtur pada wajah memungkinkan menyebabkan sekresi, gigi tercabut pembengkakan, dan fraktur pada rahang bawah terutama fraktur korpus bilateral dapat menyebabkan hilangnya tumpuan nurmal dan sumbatan jalan napas jika penderita berbaring.

TRAUMA LEHER
Luka tembus pada leher dapat menyebabkan perdarahan disaluran napas. Trauma tumpul pada leher dapat menyebabkan perubahan posisi trakhea yang mengakibatkan sumbatan.

TRAUMA LARINGEAL
Meskipun fraktur laring jarang terjadi, tetapi hal ini dapat mengakibatkan sumbatan airway akut. Fraktur laring ditandai dengan trias :
  1. Suara Parau
  2. Emfisema Subkutan
  3. Kreapitasi
Apabila airway penderita tersumbat total atau adanya distress pernapasan maka usaha untuk pemasangan alat airway definitif (intubasi) harus segera dilakukan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More